Posted on

Cara Alam Bawah Sadar Terprogram (Menurut Pengalaman)

alam bawah sadar

Pada artikel kali ini saya aka bercerita mengenai pengalaman unik mengenai alam bawah sadar. Sebelum ita langsung ke pengalaman, lebih afdol kita membaca definisi mengenai “Apa Itu Alam Bawah Sadar”.

Tahukah Anda bahwa sesungguhnya di bagian otak kanan Anda terdapat apa yang disebut inner mind (pikiran paling dalam), subconscious mind (pikiran alam bawah sadar), dan  super conscious mind (super sadar). Bahkan ada juga yang menyebutnya sebagai “roh” (spirit) manusia.

Dan tahukah Anda bahwa ternyata alam bawah sadar tidak pernah istirahat atau berhenti bekerja dalam kondisi apa pun. Pikiran bawah sadar tidak dapat dipengaruhi oleh pengaruh narkoba, alkohol, atau kondisi apa pun. Bahkan dalam keadaan koma sekalipun, alam bawah sadar tetap bekerja. Otak kiri atau pikiran objektif akan istirahat ketika seseorang tidur karena otak kiri bekerja melalui panca indra. Namun otak bawah sadar (bagian kanan) memiliki kemampuan yang sering disebut kemampuan “indra keenam”. Dengan kata lain, setiap manusia telah memiliki indra keenam sejak lahir. Hanya saja, sebagian besar manusia tidak tahu bagaimana cara mengasah dan menggunakannya untuk kesuksesan hidupnya!

Langsung saja, penglaman saya dimulai ketika duduk di bangku SMA kelas 2. Saya sudah menjadi pecandu rokok kala itu bersama sahabat. Nongkrong, kami merokok. Jalan-jalan, kami merokok dan hampir segala aktivitas bersama teman kami selalu merokok. Anehnya kalau saya sudah pegang rokok, cara saya merokok itu tidak ada jeda (habis 1 batang, bakar lagi rokok yang lain. Habis lagi, bakar lagi. dst.). Dan anehnya pula, saya kalau merokok durasinya sangat cepat (misalnya setelah saya hisap rokok yang saya pegang, lalu beberapa detik kemudian saya hisap lagi rokoknya, beberapa detik lagi saya hisap lagi, dst.) Sampai ketika ada teman yang bertanya pada saya “Zal, lu kok ngerokonya cepet banget?” Ada teman lain yang menambahkan “iya, udah gitu ngisepnya ga ada jeda lagi!”. Beberapa pertanyaan teman-teman hanya kujawab dengan tawa kecil.

Saya baru menyadari mengapa cara saya merokok seperti itu hanya sekitar 1 minggu artikel ini ditulis. Ternyata yang membuat saya merokok seperti itu adalah bawaan dari bapak saya. Jadi saya sama bapak begitu dekat dan akrab. Mulai kecil hingga sekarang, kami masih sering bersenda gurau. Akan tetapi ketika saya bercakap-cakap dengan bpak, saya tidak memperhatikan dan bahkan tidak sadar bahwa bapak saya merokok begitu cepat dan tidak ada jeda.

Setelah 2 tahun saya merokok, saya baru sadar bahwa alam bawah sadar kita memang canggih. Padahal saya tidak memperhatikan cara bapak saya merokok, tetapi secara tidak sadar cara saya merokok sama seperti dia. Dan setelah saya menanyakan ke teman yang lebih paham mengenai alam bawah sadar ini, dia membenarkan bahwa alam bawah sadar saya telah meng-copy tingkah laku yang bapak saya lakukan (bukan copy an internal (dari gen), tapi dari tingkah laku lingkungan (eksternal)).

Baru dengan rokok kita sudah bisa meniru, apalagi dengan musik yang kita dengar, film yang kita lihat, dan lain-lain.

Wassalamu’alaikum, rizal (penulis)

Artikel terkait:
Analisis Lagu Bondan – Siapa
Ciri-ciri Film Yang Mengandung Unsur Satanisme dan Contohnya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s