Posted on

Menghilangkan Jerawat Tanpa Obat-obatan

Saya akan berbagi pengalaman singkat saya dalam menghilangkan jerawat yang sangat ampuh ketika remaja.

Siapa yang tidak tahu jerawat? Hampir seluruh manusia pasti pernah punya jerawat. Apalagi kalangan remaja yang mungkin sangat sebal akan adanya jerawat ini.

Jerawat bagi saya seperti orang yang syirik atau iri dengan kita. “Semakin kita ladeni, mreka semakin menggila”. Dan bapak saya pernah bicara pada saya, “jerawat jangan dipegang terus, apalagi di korek. Nanti dia tambah banyak. Karena tangan kita banyak kumannya”.

Teman-teman saya (ketika SMA) banyak yang bertanya, kenapa saya ini sedikit jerawatnya dan kadang-kadang tidak ada sama sekali, padahal rata-rata teman saya berjerawat. Mereka tidak mengetahui bahwa dulu waktu saya masih SMP kelas 2 sampai kelas 3, pernah memiliki jerawat yang bejibun, ada yang besar dan di tengahnya ada nanah berwarna kuning. Sungguh memalukan kala itu. Tapi saya tidak menggunakan obat kimia yang aneh-aneh dan saya pun ingin memiliki wajah sehat tanpa jerawat.

Lalu saya pun melakukan apa yang dikatakan bapak kepada saya. Berbulan-bulan saya tidak mengurusi jerawat dan tidak melakukan apa-apa dengan jerawat saya. Ada sih perasaan ingin cepat-cepat menghilangkan jerawat ini, padahal di dunia ini tidak ada yang instan dan semuanya butuh usaha. Alhasil, setelah usaha yang saaya lakukan, akhirnya berhasil. Dan semenjak saya menginjak SMA sampai sekarang, saya jarang berjerawat lagi.

Ini mungkin menjadi alasan mengapa orang-orang tua jarang memiliki jerawat. Mereka (orang tua) mungkin sudah bosan dengan yang namanya mengorek jerawat (seperti yang kebanyakan para remaja lakukan). Dan para orang tua (waktu mereka remaja) saking seringnya melakukan upaya untuk menghilangkan jerawat nya, mereka menjadi malas untuk mengurusi jerawatnya dan malah mengurusi urusan yang lebih penting. Jadinya jerawat mereka hilang sendiri.

Kesimpulan:
Jika kalian memiliki jerawat, saran saya jangan terlalu dianggap serius jerawat itu. Jangan diladeni datangnya jerawat dan anggap saja angin lalu. Dalam kasus yang lebih parah, ada banyak remaja yang sering mengorek jerawat (mengambil inti jerawat dengan kukunya).

Mengorek jerawat tidak akan menghilangkan jerawat, justeru akan menelurkan lebih banyak jerawat di wajah kamu dan akan berbekas kehitaman setelah beberapa hari kamu korek.

Mengorek jerawat bagi kebanyakan remaja sudah menjadi kebiasaan. Saya pun dulu pernah mengorek jerawat, dan yang saya rasa adalah rasa nikmat, geli, dan dengan bodohnya beranggapan “Inilah bibit dari jerawat saya. Dengan saya ambil kamu dari wajah saya, kamu tidak akan muncul lagi, karena petir tidak pernah menyambar di tempat yang sama” lalu bibit tersebut saya pecahkan dengan kuku saya, dan di oleskan ke teman sebangku saya 😀

Intinya, “jerawat itu seperti orang yang syirik kepada kita”.

Wassalam!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s