Harapan dan Doa Dari Seorang Tukang Becak

tukang_becak___traditional_by_prey47

sumber:
https://www.facebook.com/KNDJH

Tuhan, tolong sembuhkan anak hamba..”

Saya adalah seorang ayah yg memiliki 3 org anak (2 laki2 dan 1 perempuan). Pekerjaan saya hanyalah seorang penarik becak yg penghasilannya cukup utk mkn sehari2 dan itupun terkadang gali lobang tutup lobang, tp saya tetap bersyukur pd Tuhan (Allah Swt) yg tak pernah berhenti memberikan rizkinya sehingga sampai detik ini saya dan keluarga saya msh bisa mkn.

Kesedihan saya bermula ketika saya tak tahan melihat anak saya yg menderita krn menahan rasa sakit setelah 2x gagal operasi.
Ceritanya begini, anak kedua saya yg laki2 menderita penyakit Tumor di lengan kirinya pd thn 2011, prediksi awal sih itu tumor jinak karna besar tumornya jg sekitaran bola pingpong, karna faktor keuangan, akhirnya pertengahan thn 2011 saya dan istri membawanya ke seorang bidan lalu di operasi dgn bantuan biaya dri sodara2 saya, saya pikir dia sdh sembuh stelah operasi itu, ternyata 1 stengah tahun kmdn tumor itu tumbuh lg,

kmdn saya bawa ke tmpt bidan yg sama, utk yg kedua kalinya di operasi lg pd februari 2013, tetapi setelah selesai operasi yg ke 2 itu, pd bln april 2013 keluar lg benjolan sebesar kacang tanah dri bekas jahitan operasi, lalu bln agustus semakin membesar hingga sebesar kepalan tangan dan warnanya memerah dan saya pun bawa lg ke tmpt bidan yg sama, namun bidan itu tak sanggup dan menyarankan utk dibawa ke RS saja

Akhirnya saya bawa anak saya ke RSUD terdekat, namun pihak RS pun tak sanggup krn keterbatasan alat2 sehingga memberi rujukan utk dibawa ke RS yg lebih besar yg memiliki kelengkapan alat2 karna penyakit anak saya hrs ditangani dgn tindakan kemo.

Akhirnya pd bln september dgn menggunakan bis (karna anak saya msh bisa jalan pd wkt itu) saya dan istri saya bawa anak saya ke RS yg dirujuk oleh RSUD tersebut dgn berbekal Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW. Lalu pihak RS itu menjadwalkan tindakan kemo anak saya pd bln Desember karna masih dianggap tumor jinak.

Dan saya dianjurkan utk merawat anak saya di rmh saja smbl menunggu jadwal kemo, tp dianjurkan utk melakukan kontrol. Ya Allah…. tiba2 hari demi hari, minggu demi minggu tumor itu semakin membesar hingga dlm kurun waktu 1,5 bln besarnya mencapai ukuran kepala bayi yg montok, sehingga anak saya skrg tdk bisa bangun utk duduk apalagi berdiri, hanya bisa tdr terlentang saja setiap harinya, badannya semakin kurus, mengecil dan semakin melemah.

3 hari yg lalu ada seorg mantri yg dtg ke rmh menengok kondisi anak saya, dan dia mengatakan tumor anak saya sdh mencapai keganasan kemungkinan terburuk tangan anak saya hrs di amputasi guna menyelamatkan jiwanya, karna dikhawatirkan sel2 tumornya menyebar ke saraf2 lainnya,

astagfirullahh haladzim… saya dan istri saya hanya bisa beristighfar dan menangis mendengar itu, ya Allah.. ujian ini teramat sangat berat buat kami yg hina dan tak mampu ini, lalu mantri itu menyarankan agar segera dibawa ke RS utk kontrol, berhubung saya tdk memiliki biaya utk dibawa kontrol ke RS karna jaraknya jauh hrs menggunakan mobil rental, sementara penghasilan saya tak cukup utk itu.

Akhirnya saya dan istri hanya bisa merawat anak saya di rmh dgn obat jamu daun2an atau herbal pemberian tetangga2 saja. Saya dan istri saya pun skrg hanya bisa menangis dan berdoa pada Allah Swt mengharapkan mukjizat kesembuhan seperti semula pd anak kami sehingga tak perlu kemo ataupun operasi lagi, apalagi sampai tangannya harus di amputasi.
Ya Allah…. sembuhkan anak hamba….

Saya mohon do’a nya dari sahabat2 KNDJH utk kesembuhan anak saya… Karna do’a tulus itu sebaik-baiknya obat. Terimakasih….

DARI ADMIN :

Bagi yang tinggal di daerah Karawang, bisa langsung bantu dan yang jauh dan ingin menyumbang bisa kerekening KNDJH

BCA Cabang Kudusan Malang
Rekening No : 0620396575
Atas Nama Syaiful Bahri

Alamat Rumah Syaiful Bahri :
Jl. Kolonel Sugiono Gg 5, No. 28
RT 04 – RW 03. Mergosono MALANG – JATIM
No HP : +6281270684842

HONGKONG :

Bank Of China
Nomor rekening : 01257110215385
Atas nama Sunarsih

Alamat Mang Jono :

Cinangoh Barat II rt 001 rw 025
Kel/desa karawang wetan
Kecamatan Karawang Timur

Terima kasih utk sobat semua yang berkenan membantu kang Jono.

Jika ada yang ingin di tanyakan silahkan hubungi kami :

indonesia Mas Ipul : +6281270684842

hongkong Mbak Mifta : +85294584973

KISAH NYATA: Kisah Pilu Anak SD

2692363_20130227064810

Kisah ini sungguh mengharukan. Aku berharap ia dapat memberikan pelajaran dan hikmah bagi semuanya. Ini adalah kisah seorang putri yang duduk di sekolah dasar bersama kepala sekolahnya. Sebuah kisah nyata yang terjadi di zaman ini.

Anak ini selalu berangkat ke sekolah setiap hari dengan disiplin tanpa pernah mengenal lelah. Sebenarnya ia juga juga bukanlah seorang siswa yang terlalu menonjol. Tapi ia selalu berusaha keras mengerahkan kemampuannya untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Gadis kecil ini benar-benar berjuang hingga batas puncak kemampuannya.

Tukang bersih-bersih sekolah memperhatikan gadis kecil ini selalu masuk ke sekolah dengan membawa tas yang tidak penuh dengan bawaan, namun selalu pulang dengan tas yang telah penuh dengan bawaan!! Hal itu menarik perhatian si Tukang bersih-bersih tersebut.

Maka selama beberapa pekan, ia terus mengawasi gadis kecil ini dan ia tetap menyaksikan pemandangan yang sama.

Hal itu menyebabkan si Tukang bersih-bersih itu melapor kepada lbu kepala sekolah tentang semua yang dilihatnya. Akibatnya lbu kepala sekolah pun meminta gadis kecil itu untuk menemuinya setelah jam sekolah usai.

Gadis kecil itupun datang dengan tas yang penuh seperti biasanya. lbu kepala sekolah segera memintanya untuk membuka tas itu. la ingin tahu mengapa tas itu bisa penuh. Gadis kecil itupun membuka tasnya.

Menurut Anda, apakah yang ada di dalam tas sekolah gadis kecil itu? Tas itu berisi serpihan-serpihan roti dan sandwich sisa-sisa makanan murid-murid lain yang tersisa! Yah, gadis kecil itu mengumpulkan sisa-sisa makanan itu untuk dibawanya pulang agar bisa dimakan oleh adik-adik kecilnya, oleh ibunya di rumah.

Apakah Anda sudah membayangkan keadaannya? Duhai, segala puji bagi Allah atas semua nikmat dan kesehatan.

Pesanku untuk anda semua, jangan pernah ragu-ragu untuk mengeluarkan sedekah dan zakat anda. Di sana ada banyak sekali orang-orang miskin yang membutuhkan. Aku harap kalian mau berkorban untuk melakukan kebaikan, sebelum semuanya terlambat.

Sumber

Cerita Hikmah: Abu Nawas dan Rumah yang Sempit

gubuk
Dikisahkan, hiduplah seorang laki-laki yang tinggal di sebuah rumah yang luas. Ia tinggal bersama seorang istri dan 3 orang anaknya yang masih kecil-kecil. Suatu saat laki-laki itu merasa rumahnya semakin sempit. Dia mempunyai keinginan untuk memperluas rumahnya tetapi enggan untuk mengeluarkan biaya.

Setelah berpikir, pergilah dia ke rumah Abu Nawas, si cerdik yang sangat tersohor di negeri Islam saat itu. Laki-laki itu meminta saran dari Abu Nawas bagaimana cara memperluas rumah tanpa harus mengeluarkan biaya.

Mendengar kisahnya, Abu Nawas menyuruh laki-laki itu untuk membeli sepasang ayam jantan dan betina kemudian kandangnya ditaruh di dalam rumah. Laki-laki itu merasa aneh dengan saran Abu Nawas, tetapi tanpa berpikir panjang dia pergi ke pasar dan membelinya.

Hari berikutnya dia datang kembali ke rumah Abu Nawas. Dia mengeluh rumahnya semakin sempit dan bau karena ayam-ayam yang dibelinya. Mendengar cerita itu, Abu Nawas hanya tersenyum dan menyuruh menambahkan sepasang bebek yang kandangnya juga ditaruh di dalam rumah. Dia bertambah heran, tetapi dia tetap menuruti nasehat Abu Nawas.

3 Hari berlalu, datanglah dia ke rumah Abu Nawas lagi. Dia bercerita kalau rumahnya semakin semrawut semenjak kehadiran bebek. Abu Nawas justru menyuruhnya untuk menambahkan kambing yang kandangnya juga ditaruh dalam rumah.

Hari berikutnya laki-laki itu kembali datang ke rumah Abu Nawas. Lelaki itu menceritakan bahwa istrinya marah sepanjang hari, anak-anaknya menangis, hewan-hewan berkotek dan mengembik, ditambah hewan-hewan itu juga mengeluarkan bau tak sedap. Abu Nawas hanya tersenyum mendengarnya. Kemudian Abu Nawas menyuruhnya untuk menjual hewan-hewan itu satu persatu mulai dari ayam yang dijual terlebih dahulu, bebek, kemudian yang terakhir kambing.

Datanglah lelaki itu ke rumah Abu Nawas setelah selesai menjual kambingnya.

Abu Nawas:”Kulihat wajahmu cerah hai fulan, bagaimana kondisi rumahmu saat ini?”

Si lelaki:”Alhamdulillah ya abu, sekarang rasanya rumahku sangat lega karena ayam dan kandangnya sudah tidak ada. Kini istriku sudah tidak marah-marah lagi, anak-anakku juga sudah tidak rewel.”

Abu Nawas: “(sambil tersenyum) Nah nah, kau lihat kan, sekarang rumahmu sudah menjadi luas padahal kau tidak menambah bangunan apapun atau memperluas tanah bangunanmu. Sesungguhnya rumahmu itu cukup luas, hanya hatimu sempit sehingga kau tak melihat betapa luasnya rumahmu. Mulai sekarang kau harus lebih banyak bersyukur karena masih banyak orang yang rumahnya lebih sempit darimu. Sekarang pulanglah kamu, dan atur rumah tanggamu, dan banyak-banyaklah bersyukur atas apa yang dirizkikan Tuhan padamu, dan jangan banyak mengeluh.”

Sumber

KENGERIAN YANG TAK TERBAYANGKAN SAAT KITA MELINTASIJEMBATAN SHIRATHAL MUSTAQIM …

5131d52fdb62d_5131d52fdc3fc

Bismillahir-Rah maanir-Rahim …
Pernahkah kita membayangkan menyeberangi sebuah jembatan
yang begitu kecil dan tipis seukuran sehelai rambut dibelah tujuh?
Begitulah kira-kira kalau kita mengumpamakan Jembatan Shirathal
Mustaqim kelak. Sebuah jembatan yang akan menghubungkan
Surga dan Neraka.
“Rasulullah SAW mengumpamakan bahwa sifat titian itu adalah lebih
tipis daripada rambut dan lebih tajam daripada pedang.” (HR.
Ahmad)
Lalu seperti apakah kelak umat manusia dapat melintasinya?
Perjalanan umat manusia di atas Sirathal Mustaqim dapat ditempuh
dengan bermacam-macam keadaan. Hal itu tercermin dari
bagaimana mereka menghabiskan semua waktunya saat hidup di
dunia.
Berikut adalah macam-macam golongan manusia yang
melintasinya: …
– Ada golongan yang dapat melintasinya secepat kilat ..
– Ada golongan yang dapat melintasinya seperti tiupan angin ..
– Ada golongan yang dapat melintasinya seperti burung terbang ..
– Ada golongan yang dapat melintasinya seperti kecepatan kuda
lomba ..
– Ada golongan yang dapat melintasinya secepat lelaki perkasa ..
– Ada golongan yang dapat melintasinya secepat binatang
peliharaan ..
– Ada golongan yang dapat melintasinya dalam jangka waktu sehari
semalam …
– Ada golongan yang dapat melintasinya dalam waktu selama satu
bulan ..
– Ada golongan yang dapat melintasinya selama bertahun-tahun ..
– Ada golongan yang dapat melintasinya selama 25 ribu tahun ..
– Ada golongan yang dapat melintasinya dengan tertatih-tatih ..
– Ada golongan yang langsung terjatuh ke jurang api Neraka ..
Baginda Rasulullah SAW bersabda,
“Dan diletakkan sebuah jembatan di atas Neraka Jahannam, lalu aku
dan ummatku menjadi orang pertama yang meniti di atasnya. Para
Rasul berdoa pada hari itu: ‘Ya Allah, selamatkan! Selamatkan! Di
kanan kirinya ada pengait-pengait seperti duri pohon Sa’dan.
Pernahkah kalian melihat duri pohon Sa’dan?” Para sahabat
menjawab, “Pernah, Ya Rasulullah.” Lalu Rasulullah SAW
melanjutkan, “Sesungguhnya pengait itu seperti duri pohon Sa’dan,
namun hanya ALLAH yang tahu besarnya. Maka banyak ummat
manusia yang disambar dengan pengait itu sesuai dengan amal
perbuatannya di dunia.” (HR. Muslim)
“Suasana pada saat itu sangatlah mengerikan. Suara teriakan,
raungan, jeritan meminta tolong, tangisan, dan ketakutan terdengar
dari berbagai arah. Lebih mengerikan suara gemuruh api neraka dari
bawah sirath yang siap menelan orang terjatuh ke dalamnya. Tidak
henti-henti Rasulullah SAW dan Nabi-Nabi yang lain termasuk juga
malaikat berdoa untuk keselamatan manusia: “Ya Allah, Selamatkan!
selamatkan!””Ia (jembatan shirath) adalah sebuah jalan yang sangat
licin. Dan kaki sulit sekali berdiri di atasnya.” (HR. Muslim)
Sahabat yang dirahmati Allah, …
Sirath di akhirat ini adalah wujud hasil daripada titian (jalan) hidup
yang kita pilih selama tinggal di dunia ..
Buah dari segala apa yang telah kita perbuat selama hidup di dunia …
Barangsiapa yang selalu memilih di jalan Allah dan bepegang teguh
dengan syariat Islam, .. maka sirath di akhirat ini akan mudah dilalui
untuk sampai ke Surga ..
Akan tetapi sebaliknya, ..Jika kita jalani hidup penuh dengan
kemaksiatan, maka bersiap-siaplah diterkam api Neraka yang
berkobar-kobar menyala di dalam Neraka …
Na’udzubillahi min dzalik …
Marilah sama-sama bertaubat sebelum terlambat …
Wallahu a’lam bishshawab, …..